Ajaran Islam Putihan Sunan Giri yang Munculkan Perdebatan Sesama Wali Songo

1 bulan yang lalu 359

https: img.okezone.com content 2024 03 20 337 2985577 ajaran-islam-putihan-sunan-giri-yang-munculkan-perdebatan-sesama-wali-songo-Io1yrs2PMr.jpeg Sunan Giri. (Foto: Dok Ist)

PENYEBARAN Islam di Pulau Jawa tak bisa dilepaskan dari peran Wali Songo alias sembilan wali. Tetapi pada perjalanannya penyebaran kepercayaan oleh para wali ini mempunyai perbedaan metodenya. Dua perbedaan nan mencolok terletak pada langkah berinteraksi Islam dengan budaya istiadat lama masyarakat, nan kebanyakan memeluk kepercayaan Hindu Buddha.

Dari sanalah timbul perdebatan antara istilah Islam putihan dan Islam abangan. Cara penyebaran Islam itu diperdebatkan, antara kubu Sunan Giri nan didukung oleh Sunan Ampel dan Sunan Drajad, dengan kubu Sunan Kalijaga, Sunan Bonang, Sunan Muria, Sunan Kudus, dan Sunan Gunung Jati.

 BACA JUGA:

Sunan Giri beserta Sunan Ampel dan Sunan Drajad memegang prinsip penyebaran kepercayaan Islam secara kaffah alias menyeluruh. Dalam artian kepercayaan Hindu Buddha alias animisme dinamisme kudu dikikis lenyap dan dikubur, sebagaimana dikutip dari kitab "Sunan Giri" dari Umar Hasyim. Rakyat kudu dididik untuk mengamalkan aliran kepercayaan Islam nan sejati.

Adat istiadat lama nan tidak sesuai dengan iktikad islami tahayyul kudu dikikis. Bila tidak, aliran kepercayaan Islam dan kepercayaan kepada Allah bakal ternodai, nan akhirnya sampai jatuh pada lembah kemusyrikan.

 BACA JUGA:

Sunan Giri beranggapan penyelenggaraan hukum kepercayaan Islam di dalam bagian ibadah dan tauhid kudu mengikuti jalan nan lurus lempang menurut aslinya. Hal ini sebagaimana dijelaskan pada kitab Alquran dan sunah Rasullulah Muhammad SAW.

Follow Berita Okezone di Google News

Dapatkan buletin up to date dengan semua buletin terkini dari Okezone hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang dengan klik disini dan nantikan kejutan menarik lainnya

Selengkapnya